Definisi Dasar Ekonomi Neo Klasik

(MahadanaLearning) Secara definitif, ekonomi neoklasik bisa diartikan sebagai sebuah pendekatan untuk ekonomi yang berhubungan dengan penawaran dan permintaan untuk rasionalitas individu dan kemampuannya untuk memaksimalkan utilitas atau keuntungan.

Ekonomi neoklasik juga meningkatkan penggunaan persamaan matematika dalam studi berbagai aspek ekonomi. Pendekatan ini dikembangkan pada akhir abad kesembilan belas, berdasarkan buku oleh William Stanley Jevons, Carl Menger dan Leon Walras.

Sejak awal, ekonomi neoklasik telah tumbuh menjadi buku utama pada ekonomi dunia modern. Meskipun kini bentuk ekonomi ini menjadi yang paling banyak diajarkan, aliran pemikiran ini masih memiliki pengkritiknya.

Sebagian besar poin kritik terletak dimana ekonomi neoklasik membuat banyak asumsi tidak berdasar dan tidak realistis yang tidak mewakili situasi nyata. Sebagai contoh, asumsi bahwa semua pihak akan berperilaku rasional mengabaikan kenyataan bahwa sifat manusia rentan terhadap kekuatan lain, yang menyebabkan orang untuk membuat pilihan rasional. Oleh karena itu, banyak kritikus percaya bahwa pendekatan ini tidak dapat digunakan untuk menggambarkan ekonomi yang sebenarnya.

Ekonomi neoklasik juga kadang disalahkan untuk ketidaksetaraan dalam utang global dan hubungan dagang karena teori ini menyatakan bahwa hal-hal seperti hak-hak buruh akan mengalami peningkatan secara alami, sebagai akibat dari kondisi ekonomi.

 

 

Follow Us

Email Subscription

Daftarkan Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Terpopuler