Jenis-Jenis Utama Derivatif

(MahadanaLearning) Istilah "derivatif" mencakup banyak area. Secara teknis, derivatif (turunan) mendapatkan nama mereka karena mereka memperoleh nilai mereka dari instrumen yang mendasarinya. Beberapanya termasuk swap, futures dan options.

Pasar derivatif diperkirakan bernilai sekitar bernilai $1,2 quadriliun per September 2012, dimana menyediakan berbagai macam peluang bagi para pelaku pasar keuangan terhadap pergerakannya. Deriviatif keuangan sendiri banyak juga yang didasarkan pada produk-produk keuangan, mari kita lihat beberapa jenis utama produk derivatif.

Instrumen derivatif dapat diperdagangkan baik di bursa berjangka seperti Bursa Berjangka Jakarta, Chicago Mercantile Exchange, Chicago Board of Trade dan pasar berjangka lainnya atau over-the-counter di pasar dealer. Berikut ini adalah contoh dari jenis derivatif yang sering kita lihat:

Derivatif Ekuitas
Jenis derivatif ini sering didefinisikan dan dikaitkan dengan kontrak berjangka pada berbagai indeks saham seperti S&P 500, Nasdaq (Amerika), FTSE (Inggris), CAC (Perancis) atau DAX (Jerman), Hang Seng (Hong Kong), Kospi (Korea Selatan).

Derivatif Hutang / Suku Bunga
Derivatif Utang / suku bunga seperti pada kompleks produk Treasury di Chicago Board of Trade atau Treasury bills, eurodollars dan swap suku bunga di Chicago Mercantile Exchange. Kontrak untuk swap suku bunga dan derivatif kredit juga diperdagangkan secara over-the-counter di pasar dealer. Untuk derivatif jenis ini belum banyak tersedia pilihannya di Indonesia bagi investor ritel.

Derivatif Valuta Asing (Forex)
Derivatif valuta asing mungkin menjadi peluang perdagangan yang paling populer dan, seperti disebutkan di atas, dapat diperdagangkan baik di kontrak berjangka di bursa berjangka atau over-the-counter di pasar dealer. Derivatif ini termasuk yang paling banyak tersedia diseluruh dunia baik untuk mata uang utama atau cross-currency.

Derivatif Komoditi
Derivatif komoditas fisik paling sering ditemui dalam bentuk kontrak berjangka hasil pertanian namun banyak juga yang merupakan hasil tambang dan yang paling baru adalah kontrak berjangka energi. Untuk kontrak pertanian bisa berupa kakao, minyak sawit, jagung, olein, kopi dan komoditi pertanian lainnya. Sedangkan untuk hasil tambang antara lain emas, perak, platinum dan lainnya.

Derivatif Opsi
Kontrak derivatif option yang diperdagangkan bisa menjangkau semuanya mulai dari saham perusahaan, indeks saham sampai kontrak berjangka komoditi. Akan tetapi ada perbedaan mendasar pada mekanisme antara kontrak berjangka dengan kontrak opsi.

 

 

Follow Us

Email Subscription

Daftarkan Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Terpopuler