8 Alasan Untuk Punya Emas

Article Index
8 Alasan Untuk Punya Emas
Page 2
All Pages

Emas sangat dihargai diseluruh dunia ini karena nilai dan sejarahnya, dimana telah dipakai selama ribuan tahun. Koin yang mengandung emas telah muncul sekitar 800 SM, dan koin emas murni dibuat pertama kali pada jaman Raja Croesus dari Lydia 300 tahun kemudian. Selama berabad-abad, orang terus menggunakan emas

Emas sangat dihargai diseluruh dunia ini karena nilai dan sejarahnya, dimana telah dipakai selama ribuan tahun. Koin yang mengandung emas telah muncul sekitar 800 SM, dan koin emas murni dibuat pertama kali pada jaman Raja Croesus dari Lydia 300 tahun kemudian. Selama berabad-abad, orang terus menggunakan emas untuk berbagai alasan. Dibawah ini adalah delapan alasan utama untuk memiliki emas saat ini.

1. Sejarah Nilai Emas
Tidak seperti mata uang kertas, logam, atau aset lainnya, emas berhasil mempertahankan nilainya dari jaman ke jaman. Orang melihat emas sebagai alat untuk mempertahankan dan meneruskan kekayaan dari generasi ke generasi selanjutnya.

2. Melemahnya Dollar Amerika
Walaupun Dollar Amerika adalah salah satu mata uang terpenting di dunia sebagai reserve currencies, ketika nilai dollar melemah terhadap mata uang lainnya seperti yang terjadi dari tahun 1998 sampai 2008 ini, ini sering membuat orang untuk beralih ke emas, yang akhirnya mendorong naik harga emas. Harga emas hampir naik tiga kali lipat dari periode 1998 sampai 2008 dan mencapai level US$1,000 per ons diawal tahun 2008. Penurunan Dollar Amerika bisa terjadi karena beberapa hal antara lain adalah faktor ekonomi.

3. Inflasi
Menurut sejarah yang ada, emas telah menjadi alat lindung nilai terbaik terhadap inflasi, karena harga emas cenderung naik ketika biaya hidup meningkat. Sejak Perang Dunia II, ada lima tahun dimana inflasi Amerika menyentuh puncaknya yaitu pada 1946, 1974, 1975, 1979 dan 1980. Pada ke lima tahun tersebut, rata-rata tingkat pengembalian riil dari Dow Jones Industrial Index adalah -12.33%, bandingkan dengan emas yang mencapai 130.4%.

4. Deflasi
Ketika terjadi kontraksi harga, aktivitas bisnis melambat dan ekonomi terbebani oleh hutang yang besar, seperti pada Depresi Besar di 1930-an. Pada waktu itu, kekuatan beli relatif dari emas naik tajam sedangkan harga lainnya turun tajam.

5. Kondisi Politik
Emas bisa mempertahankan nilainya bukan hanya ketika terjadi ketidakpastian di dunia keuangan, tetapi juga ketika terjadi ketidakpastian politik. Orang cenderung berpindah ke emas ketika tensi politik dunia naik. Dan disaat seperti itu, kinerja emas seringkali mengalahkan jenis investasi lain. Sebagai contoh ketika kondisi politik dengan Irak dan Iran di 2007 dan 2008 tidak menentu, harga emas bergerak naik signifikan. Serta kadangkala harga emas naik ketika kepercayaan terhadap pemerintah sangat rendah.



 

Follow Us

Email Subscription

Daftarkan Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Terpopuler